Uncategorized

Hari kesebelas yang indah. Saking indanya, saya sampai lupa menyetrokan temuan saya hari ini.

Di hari ke 10 saya berencana untuk membiarkan anak-anak melakukan apa yang mereka inginkan. Mandi, makan, dan melakukan hal lain dengan kesadaran. Dengan bahagia.

Pagi hari, si kakak mandi tanpa drama karena memang bak mandinya baru. Dapat hadiah dari rekan ayahnya. Tak sebesar kolam, tapi lumayan untuk main renang-renangan. Makan pun tanpa drama, karena saya putuskan untuk menunggunya merasa lapar. Agak siang memang, tapi tetap 3x sehari.

Tak banyak terjadi drama dengan adeknya, karena ayah libur. Mas Fadhil dengan ayah, dan adek Nadira dengan mama. Sorenya kami mengajak bersepeda di jalan besar perumahan yang tak begitu ramai. Malamnya, mereka segera tidur karena mungkin letih bersepeda.

Alhamdulillah untuk hari ini.

Leave a comment