Saya mungkin termasuk golongan ibu yang lebih memilih plastisin atau pasir ajaib untuk media stimulasi sensorik. Dibanding media lain seperti slime, pasir ajaib dan plastisin lebih mudah dibentuk. Tetapi masih bisa digunakan untuk stimulasi indra peraba dengan tekstur uniknya.
Ketika mengajak anak-anak bermain dengan plastisin yang ada di benak saya hanya stimulasi sensori peraba, dan penglihatan dengan aneka warnanya. Namun, tujuan utama saya saat bermain ini adalah menghadirkan waktu berkualitas dengan si adik saat kakaknya sekolah. Bermain bersama, itu saja intinya. Jika ada manfaat lain, anggap saja itu sebagai bonusnya.
Beberapa waktu lalu saya mengajak adek Nadh bermain dengan plastisin. Tanpa banyak persiapan, hanya menggunakan apa yang dilihat dan apa yang terlintas di benak saya. Mungkin permainan kami ini bisa dijadikan alternatif bagi bunda dan buah hatinya untuk mengisi waktu di rumah. Berikut empat permainan kami yang melibatkan plastisin.

- Masak-masakan
Saat adek mengambil box masak-masakan, saya berinisiatf mengambil plastisin untuk dijadikan bahan yang diiris-iris. Selain itu plastisin juga bisa dibentuk menjadi replika makanan. Pizza misalnya, doughnya dari plastisin warna coklat kemudian pepperoni dari plastisin warna merah, jamur dari warna putih, paprika dari warna kuning, dsb. ini. Bisa juga membuat telur mata sapi dari plastisin putih dan kuning.
Banyak sekali bentuk makanan yang bisa kita eksplor dari plastisin. Silahkan berkreasi sesuka hati, Bunda!
2. Membuat bola kecil warna-warni
Membentuk plastisin menjadi bentuk bundar tentu terasa sangat biasa. Si Adek malah enggan melakukannya. Enggan mencuil plastisin kemudian memutar-mutar dengan kedua telapak tangan supaya berbentuk bola. Maka saya ambil kukusan magic com sebagai tempat meletakkan bola hasil karyanya. Ternyata yang semula enggan berubah jadi ketagihan, hehehehe..
Setelah semua lubang kukusan terisi, saya lanjutkan dengan mengambil bola-bola ini menggunakan capitan. Tujuannya biar mainnya tambah lama saja sih, hehhehe. Semisal dengan kegiatan ini ternyata bisa melatih motorik halus atau kasarnya, ya Alhamdulillah kan bund?
Mohon maaf untuk part capit mencapit ini tidak terfoto, semoga dijelaskan dengan kalimat-kalimat ini sudah bisa mewakili ya.
3. Menempelkan buah ke pohon
Anda hanya perlu menggambar pohon, dengan dahan yang tidak berdaun dan berbuah.
Gunakan plastisin sebagai daun atau buah. Minta anak menempatkan di dahan mana daun itu akan diletakkan. Kemudian minta anak untuk menekannya supaya daun menempel dan tidak jatuh.
4. Kenalan geometri
Kalau yang ini sedikit perlu persiapan ya Bunda ….
Untuk membentuk geometri diperlukan stik dan plastisin. Kita bisa menggunakan sedotan, stik eskrim, atau bahkan lidi yang telah dipotong dan dipastikan aman untuk dipegang.
Cara bermainnya dengan membentuk sisi-sisi dari stik. Kemudian, digabungkan dengan plastisin di setiap sudutnya.
Karena judulnya perkenalan, maka jelaskan bentuk apa yang sedang kita buat. Setelah selesai sesi perkenalan geometri, bebaskan anak membuat aneka bentuk sesuai keinginannya.
Cukup sekian penjelasan dari permainan receh dan seadanya dari markas kami. Semoga bisa diambil manfaatnya, jika ada… hehehehhe. Selamat bermain dengan ananda. Sampaikan salam hangat saya untuk mereka.
Markas kakak adek
12 Maret 2022